
LKMM Cultura viva merupakan sebuah kegiatan yang dihadiri oleh seluruh anggota Sema Fakultas Ilmu Budaya dan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya. LKMM merupakan Latihan kepemimpinan manajemen mahasiswa adalah suatu program yang diakui secara luas sebagai sarana yang efektif untuk mengembangkan bakat kepemimpinan, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan membentuk karakter mahasiswa. Dan Cultura viva kami ambil dari bahasa spanyol Cultura yang berarti Budaya dan Viva yang berarti Hidup dengan kata lain “Cultura Viva” diartikan sebagai simbol atau lambang visual yang mewakili konsep kehidupan budaya atau kebudayaan yang hidup dalam Bahasa Indonesia. Lambang ini mewakili keyakinan kami bahwa setiap insan mahasiswa baru Fakultas memiliki kreativitas yang dapat menghidupkan kebudayaan kita, melalui LKMM cultura ini diharapkan dapat memberikan wadah kepada mereka untuk berkretivitas dengan lebih luas dengan tujuan agar mereka menyadari budaya yang ada disekitar kita yang begitu banyak dapat tercipta insan-insan Fakultas Ilmu Budaya yang mampu menghidupkan budaya yang dapat membawa perubahan bagi lingkungan sekitar mereka. Secara singkat konsep Cultura Viva adalah konsep yang mengusung keberagaman, kreativitas budaya dengan ide Cultura Viva, kita berharap dengan kegiatan ini tercipta insan-insan yang Kreativitas yang mampu menghidupkan budaya




Adapun puncak acara dari kegiatan ini adalah Rūpanāṭaka, Rūpanāṭaka sendiri merupakan “Fashion show” dalam Bahasa Sansekerta dan dapat dinyatakan sebagai “रूपनाटक” (Rūpanāṭaka), yang merupakan kombinasi kata “रूप” (rūpa) yang berarti “bentuk” atau “penampilan” dan “नाटक” (nāṭaka) yang berarti “pertunjukan” atau “teater.” Acara ini dilakukan oleh mahasiswa baru secara berkelompok dengan pakaian yang terbuat dari bahan bekas seperti, koran, kardus, karung, dus. Yang mereka kreasikan menjadi pakaian yang unik.
