UNIVERSITAS WIDYATAMA MENYAMBUT MAHASISWA BARU DENGAN SEMANGAT “MOKSA UTAMA”

UNIVERSITAS WIDYATAMA MENYAMBUT MAHASISWA BARU DENGAN SEMANGAT “MOKSA UTAMA”

Cerita Hari Pertama PRATAMA 2024:

Universitas Widyatama Menyambut Mahasiswa Baru Dengan Semangat “Moksa Utama”

Bandung,  Senin, 2 September 2024 – Universitas Widyatama menyambut para Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2024/2025 dalam kemasan baru. Acara yang sebelumnya dikenal dengan sebagai Program Pengenalan Universitas (PPU), tahun ini bertransformasi nama menjadi PRATAMA (Program Pengenalan bagi Mahasiswa Baru Universitas Widyatama), dengan mengusung tema ”Moksa Utama”, yang bermakna “Menuju Pencerahan Pengetahuan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”.

Digelar selama empat hari, sejak tanggal 2 hingga 5 September 2024, PRATAMA 2024 menjadi ajang bagi Mahasiswa Baru untuk mengenal lebih dekat Universitas Widyatama, mulai dari fasilitas kampus, pengenalan program studi, kegiatan kemahasiswaan, serta lingkungan kampus.

Adapun tujuan pelaksanaan PRATAMA ini di antaranya untuk memperkenalkan suasana dan hiruk pikuk kehidupan mahasiswa di kampus kepada mahasiswa, mempersiapkan mereka dalam menghadapi proses transisi menjadi mahasiswa, membentuk sikap dan kepribadian Mahasiswa Baru agar mampu bersikap mandiri dan memiliki jiwa kepemimpinan, menumbuhkan kesadaran Mahasiswa Baru akan tanggung jawab akademik dan sosialnya sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan menanamkan pemahaman dasar kepada Mahasiswa Baru sebagai bagian sivitas akademika Universitas Widyatama, sehingga mereka dapat bersinergi secara harmonis baik dengan berbagai lapisan warga masyarakat di lingkungan kampus, baik internal maupun eksternal.

PRATAMA tahun ini mengusung tema “Moksa Utama” yang mencerminkan semangat Universitas Widyatama dalam membimbing Mahasiswa Baru menuju pencerahan pengetahuan, tidak hanya untuk kesuksesan pribadi, tetapi juga untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Kegiatan PRATAMA di Hari Pertama

Kegiatan PRATAMA di hari pertama dibuka dengan serangkaian sambutan yang kemudian ujungnya yaitu pembukaan kegiatan oleh Rektor Universitas Widyatama. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para pemateri di antaranya disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama. Adapun materi yang diberikan sangat beragam, bersifat informatif dan inspiratif, di antaranya yaitu wawasan ke-Widyatama-an, terutama tentang nilai DJITU++, sosialisasi kegiatan kemahasiswaan dari Biro Kemahasiswaan, dan sosialisasi program yang diusung oleh Inkopa Utama WIBI dan Lembaga Bahasa Universitas Widyatama.

Usai rangkaian materi dan sosialisasi diberikan, kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan materi dari Sutradara dan Penulis Buku ternama di Indonesia, yang dikenal luas dari karya novelnya yang berjudul ‘Dilan’, yaitu Pidi Baiq. Adapun materi yang disampaikan bertajuk “Pengembangan Karakter Mahasiswa agar Mempunyai Kreativitas dan Inovatif  sebagai Modal Bersaing di Perguruan Tinggi dan di Indonesia”. Bukan Pidi Baiq kalau tidak riuh ramai semarak. Selain menyampaikan materi, Pidi Baiq juga mempersembahkan beberapa lagu dengan diiringi petikan gitar, hingga momen menjadi lebih menyenangkan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemaparan informasi dan sosialisasi dari Biro Akademik, Tim E-Learning Universitas Widyatama, Biro Keuangan, Pusat Teknologi Informasi, serta Penjamin Mutu Widyatama. Guna mempertahankan semangat Mahasiswa Baru, kegiatan yang padat akan materi di hari pertama PRATAMA ini, diselingi juga oleh pemaparan profil organisasi dan pertunjukan dari Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkungan Universitas Widyatama.

Serba Serbi PRATAMA 2024

Jingle PRATAMA

Gebrakan baru acara PRATAMA tahun ini yaitu adanya tarian penyambutan Mahasiswa Baru yang penuh semangat dan keceriaan. Setiap nada dalam jingle lagu yang mengiringi tarian ini dirancang untuk menyemarakkan suasana yang membuat momen PRATAMA 2024 jadi penuh kenangan dan kebahagiaan. Filosofi di balik setiap bait liriknya juga mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan pada Mahasiswa Baru. Ide awal untuk jingle ini muncul secara spontan dicetuskan oleh Kheisya, anggota divisi kreatif. Idenya kemudian dituangkan ke dalam lagu jingle yang energik, dikemas lengkap dengan gerakan yang selaras. 

Filosofi PRATAMA

Nama “PRATAMA” dalam bahasa Sansekerta, yang merupakan bahasa klasik yang banyak dipakai dalam nomenclature di berbagai budaya Asia, terutama di India dan Indonesia. Dalam bahasa Sansekerta, “PRATAMA” berarti yang pertama atau yang utama. Nama ini mencerminkan makna kedaulatan atau keutamaan.

Filosofi nama “PRATAMA” adalah kedaulatan dan keutamaan serta keberanian dan ketangguhan. Pengaruh terhadap karakter memiliki kepercayaan diri dan ambisi serta ketegasan dan konsistensi.

Nama PRATAMA sama halnya dengan UTAMA yang merupakan akronim dan Universitas Widyatama. Harapannya, kegiatan PRATAMA ini menjadi langkah awal Mahasiswa Baru menjadi generasi yang utama (unggul) yang memiliki keberanian, ketangguhan, kepercayaan diri, dan ambisi setelah bertransformasi dari siswa menjadi mahasiswa.

Maskot Widya dan Tama: Semangat Kebersamaan!

Pratama 2024 juga memperkenalkan maskot baru yang menggemaskan, yaitu sepasang burung kutilang bernama Widya dan Tama.  Maskot ini melambangkan semangat kebersamaan dan persahabatan yang diharapkan terjalin di antara Mahasiswa Baru selama masa perkuliahan mereka. Maskot ini didesain khusus oleh mahasiswa Program Studi Desain Grafis (D4), Fakultas Desain Komunikasi Visual, yakni Imanuel Petra Purwandi dan Sabrina Inayatul Syifa.

Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, PRATAMA 2024 ini diharapkan dapat memberikan pengalaman orientasi yang tak terlupakan bagi Mahasiswa Baru Universitas Widyatama. Dengan demikian, Para Mahasiswa Baru dengan semangat baru, SIAP menjalani perkuliahan dengan berbagai aktivitas akademik yang akan membentuk mereka menjadi lulusan Universitas Widyatama yang unggul dan berdaya saing tinggi.

 

Created By : UKM Sentra Widyatama

penulis : Erika Nurmayanti

Editor : Salman Yahua Rusadi & Susiyanti Rusyan